Saturday, January 31, 2009

sentuhan


pernahkan terpikirkan
kenapa kita memiliki
mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit?

manusia dilengkapi lima indera
bukan untuk dirinya sendiri
tetapi untuk berbagi
untuk hidup bersama


sayang,
semakin modern zaman semakin tumpul pula indera
indera dimanjakan teknologi
televisi, telepon genggam, laptop, acang [gadget]
yang membuat kita nyaman di alam maya
tapi membuat kita semakin jauh dari sesama

dari semua indera
sentuhan yang paling merana
sehari-hari tubuh dibungkus ini dan itu
semakin rapat dianggap semakin aman

sentuhan terpojokkan menjadi asing
ketulusan sentuhan
digantikan pandang curiga
sentuhan menjadi ancaman
sentuhan dikurung dalam kamar-kamar prasangka

mengapa kita tidak kembali menjadi anak-anak
dan bermain bersama
sedikit perbedaan
banyak keceriaan

mari bersentuhan
bukan bagi berahi
untuk berbagi
dalam cinta dalam kasih
untuk menghargai indera
yang diciptakan bagi kita

dalam
kebersamaan
kedekatan
kehangatan

supaya kita semakin jadi manusia

Tuesday, January 6, 2009

ayah

dunia membutuhkan para ayah.
ayah yang baik.
banyak yang tidak memilikinya.
bahkan banyak yang membencinya.

kehilangan figur ayah merusak jiwa.
banyak yang melangkah dengan pincang.
memasuki medan perang.
berontak sepanjang hidup.
karena ayah mereka tak peduli.
dan sibuk dengan diri mereka sendiri.

tapi, untuk apa menyesali itu semua.
mari kita ciptakan ayah yang sejati.
siapapun bisa ikut.
pria dan wanita.

jadilah ayah yang baik.
didiklah anak-anak laki-laki menjadi ayah yang baik.
tunjukkan kepada mereka.
kebahagiaan banyak orang ketika mereka melihat seorang ayah yang baik.

adopsi seorang ayah yang baik.
berikan dia penghargaan.
berikan dia semangat.
untuk terus menjadi ayah yang baik seumur hidup mereka.

hai dunia.
ayah-ayah yang baik sedang dibangkitkan.
terimalah mereka.
sambutlah mereka.
berikan mereka karangan bunga.
ukirlah nama-nama mereka.
mereka akan mengurangi kesakitanmu.

para pria,
teruskan,
lanjutkan,
menjadi ayah yang baik,
sampai akhir.

Monday, January 5, 2009

roller coaster

roller coaster
ada yang mencarinya
ada yang menghindarinya
mencicipi ketakutan
lalu keluar tanpa terluka

jeritan-jeritan
menyenangkan bagi yang terbiasa
mengerikan bagi yang trauma
sesekali hidup bagai mengendarai roller coaster
banyak orang menghindarinya
tak sedikit yang mencarinya
ada yang terjebak didalamnya
ada yang justru berlomba memasukinya

sedang menghadapi ketakutan?
menjerit-jerit minta turun?
jangan-jangan ini cuma roller coaster
nikmati saja
nanti malah ingin coba lagi