Monday, December 12, 2011

Renungan Desember

Berbulan-bulan tanpa menulis. Banyak ide yang menguap begitu saja. Sekarang Desember. Bulan dimana banyak orang mulai memikirkan ulang apa yang sudah terjadi sepanjang tahun ini dan merancang apa yang akan dikerjakan tahun depan. Sama. Saya juga begitu.

Waktu bergerak teratur. Cepat atau lambat adalah relatif. Demikian pula hidup. Suatu ketika kita semua pasti mati dan meninggalkan dunia ini. Tetapi itupun relatif. Hidup atau mati pun relatif. Ada yang hampir mati tapi hidup sehidup-hidupnya. Ada yang sehat walafiat, segar bugar, tapi mati semati-matinya.


Kemarin tetangga di seberang rumah meninggal dunia. Padahal baru beberapa hari lalu bertemu dan kelihatannya masih cukup sehat. Siapa yang tahu umur manusia? Siapa yang tahu sisa hidup kita berapa lama lagi?

Hidup adalah kesempatan untuk berbuat. Masalahnya tidak semua kita punya cukup kekuatan untuk terus berada dalam sikap hati yang positif untuk berbuat yang terbaik. Begitu banyak hal bisa melemahkan kita sejak kita membuka mata di awal hari: tersandung kaki meja, ledeng bocor, barang-barang tidak pada tempatnya, ucapan yang terlalu tinggi nadanya.

Yah, hidup juga adalah belajar dan berusaha. Belajar lebih sabar. Belajar lebih tenang. Belajar lebih beriman. Belajar lebih tegar. Dan itu hanya bisa kita lakukan bersama-sama. Saling mengingatkan. Saling membangunkan. Saling menyemangati. Itulah yang sedang coba saya lakukan. Di bulan terakhir 2011 ini.

Salam.

No comments: