Satu lagi film yang mengganggu atau tepatnya ngilu menontonnya setelah Black Swan. 127 Hours.Film yang dibuat berdasarkan kisah nyata Aron Ralston. Pada bulan April 2003 sewaktu hiking di Blue John Canyon (sebelah timur Wayne County, Utah) sebongkah batu besar terlepas dan menjepit tangan kanannya di dinding tebing. Ralston hiking sendirian dan tak memberi tahu siapa-siapa dia kemana. Artinya dia pasti mati kalau tidak bisa melepaskan dirinya. Selama lima hari dia mencoba berbagai cara dan gagal. Akhirnya karena dehidrasi dan kelelahan Ralston memutuskan untuk mengamputasi tangannya sendiri. Parahnya, pisau lipat yang dia pakai untuk memotong tangannya sudah menjadi tumpul karena dia pakai untuk mengerik batu. Ralston mematahkan tangannya lalu mulai mencabik-cabik dagingnya sendiri (bagian di film ini aku fast forward). Dan dia berhasil melepaskan dirinya. Kemudian dia harus berjalan 9,7 kilometer ke sepedanya setelah sempat rapelling 20 m dari tebing tempat dia terperangkap.
Dia selamat dan sekarang menjadi pembicara yang sangat mahal karena peristiwa itu.
Kisah diatas mengingatkanku pada sebuah ayat di Alkitab "Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka." Matius 5:30. Ayat tersebut menjadi sangat relevan dengan apa yang menjadi filosofi dari Aron Ralston "A hand and forearm are not a life"
Lalu aku merenungkan hidupku sendiri. Apabila tanganku terjepit seperti Ralston dan tak ada seorangpun yang tahu apakah aku punya keberanian seperti dia? Tangan yang terjepit di sini bukan hanya dalam arti lahiriah. Tetapi, juga dalam arti batiniah. Ada area-area di batin kita seperti dosa, ketakutan, kelemahan yang selama ini membuat kita terjebak. Terperangkap. Tidak bisa kemana-mana. Selalu kembali lagi ke masalah itu yang akhirnya hidup menjadi biasa-biasa saja tanpa ada perubahan yang berarti.
Selama ini aku terlalu menyayangi area itu dan enggan mengamputasinya. Padahal seperti yang terjadi pada Ralston, setelah dia mengamputasinya kisah hidupnya menginspirasi banyak orang. Bahkan dia sendiri diangkat namanya sedemikian rupa. Ralston mengatakan,"Aku kehilangan tangan tapi mendapatkan hidupku kembali."
http://aronralston.blogspot.com/
http://en.wikipedia.org/wiki/Aron_Ralston
No comments:
Post a Comment