
dua hari ini aku melihat bulan purnama. bulan menguning indah benderang. entah mengapa timbul kesedihan melihatnya.
aku ingat dahulu waktu kecil, bulan adalah temanku dimalam buta. saat-saat sepi dia menemaniku. saat aku sedih aku bermimpi bisa terbang ke sana untuk berbagi. kadang-kadang aku seperti melihat wajah tersenyum di sana. bulan adalah teman saat aku kesepian.
bulan juga menjadi sahabat ketika aku berkelana di malam buta menjelajahi alam. aku ingat waktu di tepi pantai tengah malam bulan juga benderang seperti hari ini. waktu aku menembus hutan belantara cahaya bulan adalah kemewahan.
dan akupun menyadari kenapa timbul kesedihan saat memandangnya. kota terlalu penuh cahaya. kota terlalu penuh peristiwa. di kota waktu saling memburu.
bulan seperti mata tuhan. bulan tetap sama. setia. menantikan kita untuk datang menikmatinya. barang sesekali saja. supaya kita dapat menghargai dan menyelami arti kehadirannya.
agaknya malam ini aku akan duduk di luar memandanginya selepas kubuat catatan pendek ini. bagaimana dengan anda?
2 comments:
Menatap bulan purnama yang mengikuti kemana kita berjalan, rasanya sepertinya kita yang sedang ditatap oleh bulan. Seperti ada yang melihat dan menemani kita di malam yang sepi dan gelap. Sedih karena hanya cahayanya yang bisa setia menemani kita dari kejauhan. Apa memang hanya cahayanya yang membuat kita terbuai? Karena jika kita terlalu dekat pun,justru kita akan tahu, sebenarnya tidak ada kehidupan di sana.
Demikian juga yang aku rasakan dalam teman , sahabat, sosok yang selalu setia menemani saat sedih dan sepi, saat gelap dan tersesat. Tapi ketika kita terlalu dekat, terlalu sayang, bukankah justru malah membuat kita jauh dan kehilangan teman dan sahabat itu. Seperti pepatah mengatakan , segala sesuatu yang terlalu itu tidak baik. Karena itukah Tuhan menciptakan bulan begitu jauh? Agar cahayanya selalu terlihat indah, selalu siap kapan pun kita ingin menatapnya.
and it will always be there for you,so whenever you have time,just look for it. sometimes if you may not see it, but it's not because it's not there.it's just hiding behind the cloud, to see whether you still remember its existence.
Post a Comment